

Cilacap, 30 Oktober 2024 – PT Rekayasa Engineering (PTRE) terus memperkuat komitmennya dalam bidang engineering dan layanan EPC di sektor energi Indonesia. Baru-baru ini, RE menjajaki potensi kemitraan strategis dengan Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU-IV di Cilacap, salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam pasokan energi nasional. Kemitraan ini merupakan kesempatan untuk saling berbagi keahlian dan teknologi serta memperluas portofolio RE di proyek engineering strategis.
KPI RU-IV Cilacap telah diidentifikasi sebagai klien potensial untuk layanan engineering dan small EPC services yang dapat diberikan oleh PTRE. Berbagai pengalaman sukses PTRE di proyek engineering di kilang RU Balikpapan dan RU Plaju menjadi dasar kuat untuk melanjutkan kolaborasi ini. Keberhasilan RE dalam menghadirkan solusi engineering di kedua kilang tersebut memperlihatkan kemampuan PTRE dalam menghadapi tantangan industri energi yang dinamis. Dengan bekal pengalaman ini, kemitraan dengan RU-IV Cilacap dipandang sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekspansi layanan PTRE di bidang energi. Pertemuan antara PTRE dan tim top manajemen KPI RU-IV Cilacap Bapak Wahyu Sulistyo Wibowo (GM RU IV) dilaksanakan sebagai langkah awal dari kolaborasi ini, adapun dari PTRE dihadiri oleh Bapak Donal Silitonga (Direktur Utama PT Rekayasa Engineering), Deni Nur Ali (VP Marketing & Business Division), Bapak Sudiwahana (VP Project Management Division), Bapak AP Hendra (Project Manager), Bapak Dhimas (Dept. Manager Business Development) dan Bapak Thathit Sasongko (Officer Marketing & Business). Pada kesempatan ini, PTRE tidak hanya mempresentasikan keahliannya di bidang engineering dan small EPC services tetapi juga melakukan pendekatan silaturahmi untuk mempererat hubungan kerja yang lebih efektif.
Baca juga: Penilaian Akhir dan Service Performa Review Pertamina EP Zona 4
Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan proyek yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, dengan mengoptimalkan keahlian dan kapasitas operasional RU-IV Cilacap. Dalam pertemuan prospecting, kedua pihak berdiskusi mengenai potensi proyek yang bisa dijalankan, serta area-area dimana PTRE dapat mendukung KPI RU-IV untuk mencapai target bisnisnya. Dalam perspektif RE, proyek-proyek ini bukan hanya peluang bisnis tetapi juga kesempatan untuk berkontribusi pada pencapaian target energi nasional yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan. Sebagai tindak lanjut dari diskusi yang berlangsung, PTRE dan KPI RU-IV Cilacap mulai menyusun proposal detail yang akan diajukan dalam waktu dekat. Proposal ini mencakup rangkaian layanan engineering yang dapat diberikan, serta rincian proyek EPC kecil yang relevan dengan kebutuhan RU-IV Cilacap. Upaya ini bertujuan untuk mempercepat implementasi rencana kerja sama, sehingga seluruh pihak dapat segera melangkah maju dalam pengembangan proyek.
Dalam waktu dekat, PTRE juga akan melakukan follow up terhadap proposal yang telah dikirimkan, memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi sudah selaras dengan target yang telah disepakati bersama. Dalam kesempatan ini, tim PTRE juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan dukungan dari manajemen RU-IV Cilacap dalam menggali potensi kolaborasi. Dengan kepercayaan ini, kedua belah pihak optimis bahwa kemitraan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi proyek-proyek masa depan yang mendukung ketahanan energi nasional. Kolaborasi strategis antara PTRE dan RU-IV Cilacap tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan proyek saat ini, tetapi juga membuka pintu bagi kemitraan yang lebih luas. Dengan menyatukan pengalaman RE di bidang engineering dan keunggulan operasional RU-IV, kedua pihak berupaya menciptakan sinergi yang lebih besar dalam meningkatkan produksi energi yang berkelanjutan. RE berharap kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi perusahaan dalam sektor energi dan membawa dampak positif bagi perkembangan industri energi di Indonesia. Kemitraan ini adalah langkah awal menuju kerjasama yang lebih strategis dan berkelanjutan, memberikan nilai tambah yang berarti untuk kedua pihak dan untuk pembangunan energi yang berkesinambungan di Indonesia.
Report : Deni Nur Ali (VP Marketing Business Division)