Rekayasa Engineering

Menjaga Kualitas dan Sinkronisasi Desain melalui Konsinyering IFC Project Salak AWI 9-5 Conversion

Jakarta, 17 September 2026 — PT Rekayasa Engineering (PTRE) melaksanakan kegiatan Konsinyering IFC Dokumen All Discipline Project Salak AWI 9-5 Conversion bersama Star Energy Geothermal Salak (SEGS). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha RE 2, Jakarta, ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan dokumen dan desain proyek sebelum memasuki tahap pelaksanaan selanjutnya.

Project Salak AWI 9-5 Conversion merupakan bagian dari rencana pengembangan fasilitas Star Energy Geothermal Salak pada tahun 2026, dengan mengubah salah satu sumur injeksi di AWI 9-5 menjadi sumur produksi. Perubahan fungsi sumur tersebut membutuhkan koneksi dengan sistem perpipaan utama yang telah tersedia, sehingga diperlukan kajian terhadap sistem eksisting serta perancangan koneksi yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

Baca juga: Kinerja HSE Konsorsium RE-TVP Raih Hasil Positif dalam Penilaian Berjalan Proyek Zona 11

Sebagai bagian dari ruang lingkup pekerjaan, kegiatan konsinyering dilaksanakan untuk melakukan sinkronisasi dan validasi dokumen serta layout dari seluruh discipline dengan mengacu pada final data dan hasil perancangan dari tim Process dan Piping. Forum ini menjadi kesempatan bagi tim untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai issue pada tahap akhir desain, sekaligus memastikan keterkaitan antar-disiplin telah terakomodasi secara menyeluruh.

Engineering PTRE yang terlibat mencakup berbagai disiplin, yaitu Process, Piping, Electrical, Instrument, dan Civil. Keterlibatan lintas disiplin tersebut memungkinkan setiap aspek desain ditinjau secara terintegrasi, sehingga potensi ketidaksesuaian antar-dokumen maupun kebutuhan koordinasi teknis dapat diidentifikasi sejak tahap akhir perancangan.

Melalui kegiatan konsinyering ini, PTRE dan SEGS melakukan pembahasan secara bersama untuk memastikan dokumen dan desain proyek memiliki kesesuaian yang diperlukan serta dapat divalidasi secara menyeluruh. Pendekatan kolaboratif dan multidisiplin menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil engineering sekaligus mendukung kelancaran tahapan proyek berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *