

Duri, 17 September 2026 – PT Rekayasa Engineering (PTRE) melalui konsorsium PT Rekayasa Engineering dan PT Tri Panji Puring (RE-TPP) melaksanakan kegiatan Site Survey untuk pekerjaan Front End Engineering Design (FEED) Pengendalian Banjir Petani–Kopar Field dan Pengendalian Banjir Pager Field dalam proyek Blanket Engineering Incountry Services milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memperoleh pemahaman terhadap kondisi aktual lapangan sebagai dasar dalam pelaksanaan proses engineering.
Site Survey dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan tim PHR serta tim RE-TPP yang terdiri dari personel multidisiplin, meliputi Project Engineer, Mechanical Engineer, Instrument Engineer, Electrical Engineer, Civil Engineer, dan Civil Designer. Kolaborasi lintas disiplin ini dilakukan untuk memastikan berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan kondisi eksisting dapat dikaji secara menyeluruh.
Keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Site Survey. Mengacu pada prosedur standar PHR, seluruh personel yang akan memasuki area operasi wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang meliputi coverall, safety helmet, dan safety shoes. Selain itu, personel survey juga mengikuti safety induction yang diberikan oleh tim station sebelum memasuki lokasi. Penerapan prosedur tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan personel sekaligus melindungi aset dan lingkungan di area operasi.
Baca juga: PTRE dan Rekind Group Peringati Hari Pahlawan 2025: Meneladani Semangat Juang untuk Membangun Negeri
Setelah pelaksanaan survey, tim RE-TPP melakukan pengolahan dan pengecekan terhadap data yang telah diperoleh dari lapangan. Hasil kegiatan kemudian dituangkan dalam Minutes of Meeting (MoM) serta dilakukan cross check bersama tim PHR untuk memastikan kesesuaian antara kondisi aktual di lapangan dengan data dan dokumen yang menjadi dasar pekerjaan.
Kegiatan Site Survey ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses engineering, karena data lapangan yang akurat dapat mendukung tim dalam menghasilkan desain yang lebih sesuai dengan kondisi eksisting dan kebutuhan proyek. Pendekatan tersebut juga memungkinkan berbagai aspek teknis dapat dipertimbangkan sejak tahap awal perancangan.