



Jakarta, 30 Juni 2026 — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Kinerja Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi PT Rekayasa Engineering (PTRE) dalam menyampaikan pertanggungjawaban atas kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Rapat ini dihadiri oleh jajaran Direksi PT Rekayasa Industri dan Koperasi Jasa Reka Sejahtera selaku pemegang saham PT Rekayasa Engineering, bersama jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Rekayasa Engineering. RUPS menjadi wadah strategis bagi para pemegang saham dan manajemen perusahaan untuk mengevaluasi pencapaian kinerja sepanjang Tahun Buku 2025, membahas perkembangan bisnis, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi tantangan dan peluang industri di masa mendatang.
Dalam pelaksanaannya, PTRE memaparkan berbagai capaian kinerja perusahaan selama Tahun Buku 2025, berbagai inisiatif strategis yang telah dijalankan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing, memperkuat kapabilitas, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.
Pada aspek operasional, PT Rekayasa Engineering turut mencatatkan kinerja Health, Safety and Environment (HSE) yang membanggakan sepanjang Tahun Buku 2025 dengan membukukan lebih dari 6,1 juta safe manhours, zero fatality, zero lost time injury (LTI), Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) sebesar 0, serta Total Recordable Injury Rate (TRIR) sebesar 0. Capaian ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat, mengedepankan pengelolaan risiko, serta memastikan setiap aktivitas operasional dilaksanakan sesuai standar keselamatan, kesehatan kerja, dan perlindungan lingkungan.
Baca juga: PTRE dan Rekind Group Peringati Hari Pahlawan 2025: Meneladani Semangat Juang untuk Membangun Negeri
Salah satu capaian positif yang turut disampaikan dalam rapat ini adalah hasil audit laporan keuangan perusahaan yang memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen. Pencapaian tersebut mencerminkan kualitas pengelolaan keuangan perusahaan yang telah memenuhi standar akuntansi yang berlaku, sekaligus menjadi wujud komitmen PT Rekayasa Engineering dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan RUPS juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemegang saham, Dewan Komisaris, dan Direksi dalam merumuskan strategi perusahaan ke depan. Dengan kolaborasi yang erat serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, PTRE optimistis dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas peluang bisnis, dan menghadirkan solusi engineering yang memberikan nilai tambah bagi industri nasional.
Ke depan, PT Rekayasa Engineering akan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan kolaborasi bersama para pemegang saham, pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pihak.