Rekayasa Engineering

Pastikan Keamanan dan Kualitas Desain, PTRE Laksanakan Konsinyering & HAZOP Proyek PHR

Sukabumi, 22 Februari 2026PT Rekayasa Engineering (PTRE) telah melaksanakan kegiatan Konsinyering dan Hazard and Operability Study (HAZOP) untuk Project FEED Penggantian Pipa GFW CGS 1 ke CGS 5 serta Project DED Penggantian Pipa PGL 4NE ke CGS 5 pada lingkup Project Blanket Incountry Engineering Services PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid (online dan offline) yang berlokasi di Minas, Riau serta Head Office RE di Megamendung Space, pada tanggal 9–13 Maret 2026.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, untuk proyek FEED Penggantian Pipa GFW CGS 1 ke CGS 5, dilaksanakan Workshop HAZOP secara full day pada 9 Maret 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan konsinyering disiplin Process dan Piping pada 12–13 Maret 2026. Sementara itu, untuk proyek DED Penggantian Pipa PGL 4NE ke CGS 5, kegiatan konsinyering dilaksanakan pada 9–11 Maret 2026 yang mencakup disiplin Process, Piping, dan Civil.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim dari PT Pertamina Hulu Rokan yang terdiri dari fungsi Engineering Development Team (EDT) Civil, Process, dan Piping, serta Project Engineer (PE) dan Project Manager (PM) dari kedua proyek. Turut hadir pula tim PT Rekayasa Engineering yang terdiri dari Project Engineer (PE) dan seluruh tim engineering lintas disiplin, meliputi Process, Piping, Civil, serta Project Management Team (PMT).

Baca juga: Kinerja HSE Konsorsium RE-TVP Raih Hasil Positif dalam Penilaian Berjalan Proyek Zona 11

Pelaksanaan HAZOP bertujuan untuk mengidentifikasi secara sistematis potensi bahaya (hazards) dan kendala operabilitas (operability) pada sistem proses. Metode ini menjadi langkah penting dalam mencegah potensi risiko seperti kebocoran maupun kegagalan sistem, sekaligus memastikan desain yang dihasilkan memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

Sementara itu, kegiatan konsinyering dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan engineering melalui pembahasan intensif lintas disiplin, sehingga progres proyek dapat berjalan optimal dan sesuai dengan target jadwal yang telah ditetapkan.

Selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut, seluruh rangkaian berjalan dengan lancar. Hasil HAZOP menunjukkan tidak terdapat temuan dengan tingkat risiko tinggi pada desain engineering yang telah disusun oleh tim PTRE. Selain itu, kegiatan konsinyering juga berjalan efektif dengan tidak adanya temuan mayor maupun perubahan desain yang signifikan.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, PT Rekayasa Engineering kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi engineering yang mengedepankan aspek keselamatan, kualitas, dan ketepatan waktu, sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *