Rekayasa Engineering

Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, JOTRE Jalankan Proyek EPC Geothermal Power Plant Dieng Unit-2

Jakarta, 12 Maret 2026Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi bersih serta meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional, PT Rekayasa Engineering terus memperkuat kontribusinya melalui berbagai proyek strategis berbasis energi ramah lingkungan. Sebagai perusahaan rekayasa yang mengedepankan prinsip green engineering, PT Rekayasa Engineering berperan aktif dalam pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan di Indonesia.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah keterlibatan PT Rekayasa Engineering dalam proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Geothermal Power Plant Dieng Unit-2 (1 x 55 MW) bersama PT Timas Suplindo melalui skema Joint Operation (JO) Timas–Rekayasa Engineering (JOTRE). Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih yang andal serta mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

Baca juga: PTRE dan Rekind Group Peringati Hari Pahlawan 2025: Meneladani Semangat Juang untuk Membangun Negeri

Penandatanganan Kontrak JOTRE bersama PT Geo Dipa Energi (Persero) 

Tahapan awal pelaksanaan proyek ini secara resmi ditandai melalui Signing Contract Ceremony yang diselenggarakan pada Kamis (27/11/2025) di Gedung Aldevco, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, PT Geo Dipa Energi (Persero) bersama Joint Operation (JO) Timas–Rekayasa Engineering melaksanakan penandatanganan kontrak Proyek EPC Geothermal Power Plant Dieng Unit-2. Penandatanganan kontrak dilaksanakan oleh Yudistian Yunis selaku Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero). Dari pihak Joint Operation (JO) Timas–Rekayasa Engineering, penandatanganan dilakukan oleh Sulianto Entong selaku Direktur Utama PT Timas Suplindo bersama Donal Silitonga selaku Direktur Utama PT Rekayasa Engineering sebagai langkah awal dimulainya pelaksanaan proyek.

Kerja sama ini menandai dimulainya tahapan pelaksanaan proyek EPC untuk pembangunan Geothermal Power Plant Dieng Unit-2 yang memiliki kapasitas 1 x 55 MW. Pembangunan pembangkit ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi terbarukan utama di Indonesia, sekaligus mendukung agenda nasional dalam mewujudkan sistem energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Baca juga: Dari Kolaborasi Menuju Aksi: RE dan Rekind Group di Carbon Digital Conference ITB

Pre-Kick Off Meeting Dieng-2 Selaraskan Visi Bersama 

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju fase eksekusi proyek, JOTRE juga menyelenggarakan Pre-Kick Off Meeting pada Rabu (3/12/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi, pendekatan kerja, serta prosedur operasional antara seluruh pihak yang terlibat sebelum dimulainya tahapan utama pekerjaan dalam proyek.

Penyelenggaraan Pre-Kick Off Meeting ini berfungsi sebagai wadah untuk mengidentifikasi potensi kendala teknis sejak dini serta menetapkan langkah mitigasi yang tepat guna memastikan kelancaran pelaksanaan proyek. Dengan koordinasi yang solid sejak tahap awal, JOTRE optimis dapat mencapai target progres fisik sesuai dengan baseline yang telah ditetapkan.

“Pertemuan ini merupakan pondasi penting bagi kami di JOTRE untuk memastikan seluruh tim memiliki pemahaman yang sama dengan pihak GDE. Kami optimis bahwa koordinasi yang kuat di awal ini akan menjadi kunci keberhasilan pencapaian target proyek di masa depan,” ungkap salah satu perwakilan dari tim manajemen proyek.

Baca juga: Management Walkthrough Konsorsium RE–TPP ke Pertamina Hulu Rokan: Perkuat Sinergi untuk Keberhasilan Proyek Incountry Engineering Services

Tingkatkan Kolaborasi, JOTRE Gelar Kick Off Meeting dan Team Alignment Proyek Dieng-2 

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian koordinasi tersebut, Joint Operation Timas–Rekayasa Engineering kemudian menyelenggarakan Kick Off Meeting (KOM) and Team Alignment Proyek EPC Geothermal Power Plant Dieng Unit-2 pada 17–19 Desember 2025 di Semarang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi lintas disiplin, serta menyamakan persepsi seluruh tim proyek dan pemangku kepentingan yang terlibat.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama PT Rekayasa Engineering, Donal Silitonga, turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penyelarasan visi, strategi, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan proyek guna memastikan keberhasilan pelaksanaan proyek.

Kegiatan Kick Off Meeting dan Team Alignment ini juga menjadi forum untuk memperkuat kolaborasi dan komunikasi antar tim proyek, sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai strategi pelaksanaan proyek, ruang lingkup pekerjaan, serta peran masing-masing pihak yang terlibat.

Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pihak yang terlibat, Joint Operation Timas–Rekayasa Engineering berkomitmen menghadirkan proyek Geothermal Power Plant Dieng Unit-2 yang andal, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya sistem energi nasional yang lebih bersih dan berkelanjutan. 

Report: Corporate Communication

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *