Rekayasa Engineering

Dorong Integrasi Engineering, PTRE Gelar Kick Off Meeting FEED Pengendalian Banjir Petani–Kopar dan Pager Field

Jakarta, 9 September 2026 – PT Rekayasa Engineering (PTRE) bersama PT Tri Panji Puring yang tergabung dalam konsorsium RE-TPP melaksanakan Kick Off Meeting (KOM) bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk Project Blanket Incountry Engineering Services (IES), Front End Engineering Design (FEED) Pengendalian Banjir Petani Kopar Field dan Pengendalian Banjir Pager Field. Kegiatan dilaksanakan secara daring sebagai langkah awal untuk menyelaraskan pemahaman, ruang lingkup, serta rencana pelaksanaan pekerjaan antara tim PHR dan tim konsorsium RE-TPP.
Kick Off Meeting menjadi tahapan penting dalam memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang selaras terhadap kebutuhan proyek sejak awal pelaksanaan. Melalui forum ini, berbagai aspek teknis maupun administratif dibahas secara terstruktur sebagai landasan dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan FEED secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan proyek.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan PHR, yaitu Romalex Desam selaku Project Engineer, Randy Arnatha selaku PIC Civil Engineer Petani–Kopar Field, dan Yan Malegi Diardi selaku PIC Civil Engineer Pager Field. Dari PT Rekayasa Engineering, kegiatan diikuti oleh Iwan Kurniawan selaku Project Manager bersama tim multidisiplin yang mencakup fungsi Project Engineering, Project Control, Electrical, Civil, Mechanical, Instrument, hingga Engineering Design.

 

Baca juga: Kinerja HSE Konsorsium RE-TVP Raih Hasil Positif dalam Penilaian Berjalan Proyek Zona 11

Dalam pelaksanaannya, tim PT Rekayasa Engineering memaparkan berbagai informasi terkait proyek, mulai dari pengenalan proyek dan perusahaan, lokasi serta ruang lingkup pekerjaan, pekerjaan utama, hingga mekanisme pelaksanaan dan pengendalian pekerjaan. Pembahasan juga mencakup alur Work Order (WO), proses review dan approval document, document numbering, submission document, format deliverable, penggunaan engineering software, progress reporting, document control, quality assurance, hingga proses invoicing dan jalur komunikasi proyek.
Selain itu, pembahasan turut mencakup engineering capability dan rencana subkontrak sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pekerjaan. Berbagai hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi yang efektif antara seluruh pihak serta memastikan proses engineering dapat berjalan secara terarah dan terdokumentasi.
Keterlibatan PT Rekayasa Engineering dalam pekerjaan ini mencerminkan kapabilitas perusahaan dalam menyediakan layanan engineering yang terintegrasi melalui pendekatan multidisiplin. Dengan mengedepankan koordinasi, ketelitian, serta pemahaman terhadap kebutuhan proyek, PTRE terus berupaya memberikan solusi engineering yang mendukung kebutuhan klien sekaligus memberikan nilai tambah dalam setiap tahapan pekerjaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *