

Minas, 13 Februari 2026 — Konsorsium RE-TPP yang terdiri dari PT Rekayasa Engineering dan PT Tri Panji Puring melaksanakan kegiatan Hazard and Operability Study (HAZOP) untuk proyek Detailed Engineering Design (DED) Penggantian Pipa PGL 4NE ke CGS5 dalam lingkup Incountry Engineering Services PT Pertamina Hulu Rokan.
Kegiatan HAZOP dilaksanakan secara matriks daring dan luring pada (13/2/2026), bertempat di Minas, Riau dan Head Office PT Rekayasa Engineering. Pelaksanaan dimulai pukul 08.30 WIB.
Baca juga: Audit F-100 Incountry-2 Engineering Services RE–TPP Pastikan Kepatuhan dan Kualitas Proyek
HAZOP ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara sistematis potensi bahaya (hazards) dan permasalahan operabilitas (operability) pada sistem proses yang dirancang. Metode ini menjadi bagian penting dalam memastikan desain engineering mampu mencegah risiko kecelakaan proses, meningkatkan efisiensi operasional, serta memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
Kegiatan ini dihadiri oleh tim PHR yang terdiri dari perwakilan EDT Civil, EDT Process, Project Engineer, dan Project Manager, serta tim RE-TPP yang dipimpin oleh Project Engineer bersama seluruh tim engineering dari disiplin Process, Piping, dan Civil.
Baca juga: PT Rekayasa Engineering Perkuat Peran Strategis dalam Proyek RDMP Balikpapan
Pelaksanaan HAZOP berjalan lancar tanpa ditemukannya hazard dengan tingkat risiko tinggi pada desain engineering yang telah disusun oleh tim RE. Seluruh komentar dan masukan dari fasilitator PHR akan menjadi bagian dari penyempurnaan dokumen proses sebelum tahap selanjutnya.
Melalui pelaksanaan HAZOP ini, PTRE menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan desain yang aman, andal, dan selaras dengan prinsip green engineering melalui pengendalian risiko sejak tahap perencanaan.