
Jakarta, 13 September 2024 — PT Rekayasa Engineering (PTRE) terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan infrastruktur hulu migas nasional melalui partisipasi aktif dalam pelaksanaan Site Survey untuk paket pekerjaan Front End Engineering Design (FEED) Pembangunan Fasilitas Produksi Akasia Prima (AKP), Jatibarang Field. Proyek ini merupakan bagian dari penyediaan jasa Engineering Service di Fungsi Proyek Zona 7 Pertamina EP (PEP).
Kegiatan site survey ini berlangsung selama dua hari, yakni dimulai pada hari Selasa (10/9/2024) hingga Rabu (11/9/2024) dan dilaksanakan secara onsite di area Akasia Prima serta fasilitas existing di Balongan yang terintegrasi langsung dengan proyek pembangunan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dihadiri oleh tim PEP Zona 7 yang dipimpin oleh Bapak Suprayitno Selaku Senior Engineer bersama tim proyek dari Zona 7. Dari pihak konsorsium RE–SENA, hadir Gunawan Eko sebagai Project Management Team, Dandung Danandiko sebagai Project Engineer, serta Lead dan Person In Charge (PIC) dari tim Engineering.
Site survey ini menjadi langkah awal yang fundamental dalam proses rekayasa, dengan tujuan utama untuk memperoleh data teknis dan input desain dari lapangan secara akurat. Informasi yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam merumuskan desain output yang sesuai dengan standar engineering, serta mempertimbangkan aspek mutu, efisiensi biaya, dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek.
Sebagai bagian dari konsorsium RE–SENA, PT Rekayasa Engineering berkomitmen untuk memberikan dukungan teknis yang komprehensif melalui pendekatan rekayasa yang terukur, andal, dan selaras dengan kebutuhan operasional di lapangan. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk menciptakan solusi engineering berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan sektor energi nasional.
PT Rekayasa Engineering menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Pertamina EP Zona 7 dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Dengan sinergi yang kuat dan pelaksanaan proyek yang terstruktur sejak tahap awal, diharapkan seluruh agenda dalam rangkaian eksekusi pekerjaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan fasilitas produksi migas di Indonesia. [APH]
Report: Corporate Communication