Pada tanggal 2 Juli 2024, PT Rekayasa Engineering (PTRE) mengadakan sebuah acara penting yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom. Acara ini bertajuk “Learn from Rekayasa Engineering’s Experience in Delivering Decarbonization & Energy Transition Projects” dengan pembicara utama Pak Rimbo Biworondoko, seorang Process Engineer Specialist di PTRE. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengalaman PTRE dalam mengelola proyek dekarbonisasi dan transisi energi kepada para seluruh karyawan. Dekarbonisasi dan transisi energi adalah langkah kritis dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, industri migas telah menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan. Investasi dalam proyek dekarbonisasi dan transisi energi tidak hanya membantu mengurangi dampak lingkungan tetapi juga memberikan peluang bisnis baru yang menguntungkan. Dalam presentasinya, Pak Rimbo Biworondoko membahas berbagai proyek yang telah dikelola oleh PTRE yang berfokus pada dekarbonisasi dan transisi energi. Beberapa proyek yang dibahas antara lain:
1. Proyek CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage): PTRE telah berhasil mengimplementasikan teknologi CCUS di beberapa fasilitas produksi migas. Teknologi ini memungkinkan penangkapan CO2 yang dihasilkan dari proses produksi, kemudian memanfaatkannya kembali atau menyimpannya di bawah tanah untuk mencegah emisi ke atmosfer.
2. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Geotermal: PTRE juga terlibat dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya dan geotermal. Proyek ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga menyediakan sumber energi yang berkelanjutan dan bersih.
3. Optimalisasi Efisiensi Energi di Fasilitas Produksi: PTRE telah melakukan audit energi dan menerapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi energi di fasilitas produksi migas. Inisiatif ini mencakup peningkatan sistem pemanas dan pendingin, penggunaan teknologi yang lebih efisien, dan penerapan praktik operasional yang lebih baik.
Adapun keunggulan dalam pelaksanaan proyeksi dekarbonisasi dan transisi energi diantaranya adalah dapat membuka peluang pendapatan baru melalui penjualan kredit karbon, insentif pemerintah, dan akses ke pasar energi bersih. tentunya juga dapat meningkatkan citra perusahaan dan memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan, termasuk komunitas lokal dan pemegang saham. Learning sharing ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tentang pengalaman PTRE dalam mengelola proyek dekarbonisasi dan transisi energi tetapi juga menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan. Bagi para investor di bidang migas, investasi dalam proyek dekarbonisasi dan transisi energi yang dipimpin oleh PTRE adalah peluang untuk berpartisipasi dalam transformasi industri energi menuju keberlanjutan yang lebih besar.
Report : Corporate Communication PTRE