



Jakarta, 23 Mei 2025 – Menjelang pelaksanaan Join Convention Semarang (JCS) 2025, kegiatan Technical Meeting Exhibitor sukses diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2025. Pada kesempatan ini, Rekayasa Engineering bertindak sebagai tuan rumah, sekaligus menjadi salah satu exhibitor yang akan berpartisipasi dalam pameran JCS 2025.
Acara ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari Direktur Utama Rekayasa Engineering, Bapak Donal Silitonga, yang menyampaikan apresiasi atas semangat kolaboratif para peserta serta pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjadikan JCS 2025 sebagai ajang pameran yang berdampak.
“Kami sangat bangga dapat menjadi tuan rumah dalam kegiatan technical meeting hari ini. Kegiatan ini bukan hanya soal pembagian booth, tetapi tentang bagaimana kita semua membangun ekosistem yang kuat dan saling mendukung demi kesuksesan JCS 2025,” ujar Bapak Donal Silitonga dalam sambutannya.
Turut memberikan sambutan adalah Direktur Eksekutif IAFMI, Ibu Desi A. Mahdi, yang menekankan peran strategis JCS sebagai wadah interkoneksi antara dunia industri, akademisi, dan profesi teknik.
Baca juga: Perkuat Silaturahmi, Seluruh Direksi dan Karyawan Rekayasa Group Gelar Halal Bihalal
“IAFMI melihat JCS 2025 sebagai momentum besar untuk memperkuat jejaring inovasi dan kompetensi. Melalui technical meeting ini, kita menanamkan standar profesionalisme sejak awal, demi terselenggaranya pameran yang tertib, aman, dan produktif,” ungkap Ibu Desi A. Mahdi.
Agenda utama dalam technical meeting ini meliputi undian pemilihan booth pameran, serta penjelasan teknis menyeluruh terkait alur kegiatan, layout area, prosedur pemasangan, dan regulasi keselamatan. Suasana kegiatan berjalan tertib dan antusias, menandai kesiapan para exhibitor untuk berkontribusi secara optimal dalam JCS 2025.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Rekayasa Engineering bersama IAFMI dan seluruh peserta pameran optimis bahwa Join Convention Semarang 2025 akan menjadi event inspiratif dan berdampak positif bagi pengembangan teknologi, rekayasa, dan industri kreatif nasional.
Report : Corporate Communication