Workshop Engineering Works Terminal LPG Kolaka PT Elnusa Petrofin, yang dilakukan selama 2 hari, mulai dari tanggal 29-30 April 2024. Workshop Hazop Hazid ini dilakukan secara offline di Ruang Meeting Parang Kusumo Graha RE, kantor Rekayasa Engineering. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh tim Pertamina Patra Niaga antar lain Bapak Gatot Priyanggodo (HSE) dan Bapak Herdiani (NFSCO). Untuk Tim Elnusa Petrofin antara lain Bapak Adha Ismail, Bapak Anggit Nugroho (HSE), Bapak Fajar Nur (TS), Bapak M Arief (OPS), Bapak Duan Setia (OPS) dan Bapak Taufik Arrahman (JOI). Sedangkan Untuk PT Rekayasa Engineering dihadiri Bapak Iwan Kurniawan (PM), serta tim Engineering RE dari multi disiplin. Dalam kegiatan ini fasilitator dipandu oleh Bapak Khoir Lazuardi sebagai Hazop Hazid Leader dan Ibu Ajeng NR sebagai scriber. Dengan diadakan Workshop Hazop Hazid ini nantinya dapat dilakukan penelaahan desain proses terhadap dokumen P&ID sehingga didapatkan output hasil desain optimum yang tetap berpedoman pada standar dan aspek safety. Adapun rangkaian kegiatan Workshop HAZOP HAZID yang diadakan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN) untuk Terminal LPG Kolaka bertujuan untuk memastikan bahwa semua potensi bahaya telah diidentifikasi dan langkah-langkah mitigasi yang sesuai telah diimplementasikan.
Hari Pertama: 29 April 2024
Pada hari pertama workshop, tim yang terlibat memulai dengan sesi pengantar yang dipimpin oleh Bapak Khoir Lazuardi sebagai Hazop Hazid Leader. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman dasar mengenai tujuan dan metodologi HAZOP dan HAZID. Setelah itu, tim dibagi menjadi beberapa kelompok kerja berdasarkan disiplin ilmu masing-masing untuk memulai analisis terhadap dokumen P&ID (Piping and Instrumentation Diagram).
Beberapa aktivitas penting pada hari pertama meliputi:
1. Pengenalan Metodologi : Pengantar tentang proses HAZOP dan HAZID, termasuk panduan kata kunci dan teknik analisis.
2. Pembagian Tim : Membentuk tim kerja yang terdiri dari anggota dengan berbagai latar belakang teknis untuk memastikan analisis yang komprehensif.
3. Analisis Awal : Mulai analisis awal terhadap dokumen P&ID untuk mengidentifikasi potensi bahaya.
Hari Kedua: 30 April 2024
Hari kedua dimulai dengan sesi lanjutan dari analisis HAZOP dan HAZID. Tim melanjutkan pekerjaan mereka dengan lebih mendalam, mengidentifikasi lebih banyak potensi bahaya dan mengevaluasi risiko yang terkait. Ibu Ajeng NR sebagai scriber bertugas mencatat semua temuan dan rekomendasi yang dihasilkan selama diskusi.
Beberapa aktivitas penting pada hari kedua meliputi:
1. Analisis Mendalam : Melanjutkan analisis mendetail terhadap setiap bagian dari proses dan sistem.
2. Diskusi Kelompok : Diskusi intensif untuk memastikan semua potensi bahaya telah teridentifikasi dan risiko telah dievaluasi.
3. Penyusunan Rekomendasi : Mengembangkan rekomendasi untuk langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
Output utama dari workshop ini adalah laporan komprehensif yang mencakup semua temuan dan rekomendasi dari analisis HAZOP dan HAZID. Laporan ini akan digunakan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN) dan PT Rekayasa Engineering untuk mengoptimalkan desain dan operasi Terminal LPG Kolaka, dengan fokus pada keselamatan dan keandalan.




Beberapa manfaat yang diharapkan dari workshop ini meliputi:
1. Keselamatan yang Ditingkatkan : Identifikasi dan mitigasi potensi bahaya akan membantu mencegah insiden dan kecelakaan.
2. Keandalan Operasi : Proses dan sistem yang telah dioptimalkan akan meningkatkan keandalan dan efisiensi operasi.
3. Kepatuhan Regulasi : Memastikan bahwa semua aspek desain dan operasi memenuhi standar dan regulasi yang berlaku.
Workshop HAZOP HAZID yang diadakan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN) merupakan langkah penting dalam memastikan keselamatan dan keandalan Terminal LPG Kolaka. Dengan melibatkan tim multidisiplin dari berbagai perusahaan, workshop ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai desain dan operasi yang optimal serta aman. Dengan demikian, workshop ini tidak hanya memberikan wawasan berharga mengenai potensi bahaya dan langkah mitigasi yang diperlukan, tetapi juga membangun kolaborasi yang erat antara berbagai tim dan disiplin ilmu, yang semuanya berkontribusi pada keberhasilan proyek ini.
Report : Corporate Communication PTRE