Jakarta, 21 Desember 2023 – Workshop HAZOP (Hazard and Operability Study) menjadi langkah strategis dalam pengembangan proyek Petani OPLL Tahap 2.0, Incountry Engineering Services. Kegiatan ini, yang berlangsung selama empat hari mulai Senin, 18 Desember hingga Kamis, 21 Desember 2023, Kegiatan workshop ini menjadi tonggak penting dalam mengevaluasi dan memastikan desain proses yang optimal, sesuai dengan standar keselamatan yang tinggi. Workshop HAZOP ini diselenggarakan secara offline di Co-working space Mega Mendung Graha RE, kantor Rekayasa Engineering, dengan sejumlah peserta dari PHR (Pertamina Hulu Rokan) yang ikut serta secara online. Keterlibatan tim engineering dan tim operation dari PHR, bersama dengan kehadiran tim utama dari RE, termasuk Bapak Gede Satoto (Project Manager), Bu Oca Dwiyana (Project Engineer), dan Lead Engineer lainnya dari berbagai disiplin Engineering, menandakan komitmen serius untuk memastikan kesuksesan proyek ini.
Fasilitator dalam kegiatan workshop HAZOP ini pun merupakan bagian dari scope PHR, sementara RE bertanggung jawab menyiapkan scriber untuk membantu Hazop Leader. Tujuan utama dari workshop ini adalah melakukan penelaahan terhadap desain proses dengan mengkaji dokumen P&ID (Piping and Instrumentation Diagram), dengan harapan menghasilkan output desain yang optimal dan tetap mematuhi standar serta aspek keselamatan. Metodologi HAZOP menjadi alat kritis dalam mengevaluasi risiko yang mungkin timbul selama tahap pelaksanaan proyek. Hazop memungkinkan identifikasi dan mitigasi potensi bahaya serta mengevaluasi operabilitas suatu sistem. Melibatkan tim dari berbagai disiplin engineer di dalamnya adalah bentuk langkah cerdas untuk memastikan bahwa berbagai sudut pandang dipertimbangkan, dan solusi yang efektif dapat dihasilkan.
Workshop HAZOP ini menempatkan Mega Mendung Graha RE sebagai tempat sentral, menciptakan lingkungan fisik untuk diskusi langsung, interaksi tim, dan kolaborasi yang diperlukan. Keberadaan beberapa peserta yang mengikuti secara online menunjukkan adaptasi terhadap perubahan dinamika kerja modern, memanfaatkan teknologi untuk tetap terkoneksi dan berkontribusi dalam lingkungan kerja virtual. Partisipasi tim PHR, khususnya dari engineering dan tim operation, memberikan dimensi yang lebih luas dalam workshop ini. Hal ini dilihat dari keterlibatan aktif mereka dalam peninjauan dan pemahaman mendalam terhadap desain proses. Dengan demikian, workshop tidak hanya menjadi sekadar kewajiban proyek, tetapi juga sebuah forum yang memungkinkan kolaborasi antara berbagai bagian dalam rangka mencapai hasil yang optimal. Diharapkan bahwa hasil dari Workshop HAZOP ini akan memberikan pandangan mendalam terhadap desain proses, memastikan bahwa setiap tahap proyek Petani OPLL Tahap 2.0 berkembang dengan optimal dan tetap memprioritaskan keselamatan.
Report : AP Hendra Pradana (Project Manager PT Rekayasa Engineering)
————————————
Jakarta, 21 December 2023 – The HAZOP (Hazard and Operability Study) workshop is a strategic step in the development of the OPLL Phase 2.0 Farmer project, Incountry Engineering Services. This activity, which lasted for four days from Monday, 18 December to Thursday, 21 December 2023, was an important milestone in evaluating and ensuring optimal process design, in accordance with high safety standards. This HAZOP workshop was held offline at the Mega Mendung Graha RE Co-working space, Rekayasa Engineering office, with a number of participants from PHR (Pertamina Hulu Rokan) taking part online. The involvement of the engineering team and operations team from PHR, along with the presence of the main team from RE, including Mr. Gede Satoto (Project Manager), Mrs. Oca Dwiyana (Project Engineer), and other Lead Engineers from various Engineering disciplines, indicates a serious commitment to ensuring project success.
The facilitator in this HAZOP workshop activity is also part of the PHR scope, while RE is responsible for preparing scribers to assist the Hazop Leader. The main objective of this workshop is to review the process design by reviewing the P&ID (Piping and Instrumentation Diagram) documents, with the hope of producing optimal design output and still complying with standards and safety aspects. The HAZOP methodology is a critical tool in evaluating risks that may arise during the project implementation phase. Hazop enables the identification and mitigation of potential hazards as well as evaluating the operability of a system. Involving teams from various engineering disciplines is a smart move to ensure that various points of view are considered, and effective solutions can be produced.
This HAZOP workshop places Mega Mendung Graha RE as a central location, creating a physical environment for direct discussions, team interactions and necessary collaboration. The presence of several participants taking part online shows adaptation to the changing dynamics of modern work, utilizing technology to stay connected and contribute to the virtual work environment. The participation of the PHR team, especially from the engineering and operations teams, provided a broader dimension to this workshop. This is seen from their active involvement in the review and deep understanding of the process design. In this way, the workshop is not only a project obligation, but also a forum that allows collaboration between various parts in order to achieve optimal results. It is hoped that the results of this HAZOP Workshop will provide an in-depth look at process design, ensuring that each stage of the OPLL Phase 2.0 Farmer project progresses optimally and continues to prioritize safety.
Report : AP Hendra Pradana (Project Manager PT Rekayasa Engineering)