Rekayasa Engineering

Site Survey Pekerjaan FEED Pembangunan Produksi Akasia Prima, Jatibarang Field Engineering Service di Fungsi Proyek Zona 7

Zona 7 Pertamina EP, 11 September 2024 Site Survey dilaksanakan untuk proyek Front End Engineering Design (FEED) Pembangunan Fasilitas Produksi Akasia Prima (AKP) yang terletak di Jatibarang Field. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pengembangan dan optimalisasi produksi minyak dan gas di lapangan Jatibarang. Konsorsium RE-SENA bertanggung jawab atas penyediaan jasa Engineering Service untuk fungsi proyek di Zona 7, bekerja sama dengan Pertamina EP. Site Survey adalah tahapan awal yang krusial dalam proyek FEED. Proses ini bertujuan untuk mengumpulkan data desain input dan informasi lapangan yang dibutuhkan untuk menyusun desain yang sesuai dengan kaidah engineering, serta memastikan efisiensi biaya dan waktu. Kegiatan survey ini dilakukan langsung di lokasi Akasia Prima dan fasilitas existing di Balongan yang nantinya akan terintegrasi dengan proyek tersebut. Peninjauan di lapangan mencakup analisis terhadap kondisi infrastruktur, jalur pipa, serta fasilitas pendukung lainnya yang relevan dengan pembangunan fasilitas produksi yang direncanakan. Site Survey ini melibatkan sejumlah pihak penting dari Pertamina EP Zona 7, termasuk Pak Suprayitno (Senior Engineer) bersama tim teknis dari Zona 7. Dari pihak Konsorsium RE-SENA, dihadiri oleh Gunawan Eko (Project Manager), Dandung Danandiko (Project Engineer) dan Lead Engineer serta PIC Engineering dari tim Konsorsium RE-SENA. Kolaborasi erat antara tim teknis dari kedua belah pihak diharapkan dapat memastikan semua informasi lapangan yang relevan telah diperoleh, guna mendukung tahap perencanaan desain yang optimal.

Site Survey merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses FEED karena tahap ini memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi aktual di lapangan. Data-data yang terkumpul seperti layout fasilitas, kondisi tanah, lokasi peralatan, serta kondisi eksisting lainnya akan menjadi dasar penting untuk memastikan bahwa desain yang dihasilkan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lapangan. Dengan melakukan peninjauan langsung di lokasi, tim proyek dapat memastikan bahwa desain teknis yang disusun tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga mempertimbangkan faktor keselamatan, efisiensi operasional, serta ketersediaan fasilitas yang mendukung kelangsungan produksi. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan gambaran yang jelas mengenai ruang lingkup pekerjaan (scope of work) yang harus dilakukan. Informasi lapangan yang diperoleh selama survey ini akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun desain output yang tidak hanya sesuai dengan kaidah-kaidah engineering, tetapi juga memenuhi standar mutu, schedule, dan biaya yang telah ditentukan. Dengan demikian, proyek Pembangunan Fasilitas Produksi Akasia Prima diharapkan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien, memberikan manfaat maksimal bagi pengembangan lapangan migas di Jatibarang Field.

Pembangunan fasilitas produksi di Akasia Prima merupakan langkah strategis dalam pengembangan lapangan migas Jatibarang yang telah menjadi salah satu sumber utama produksi minyak dan gas Pertamina EP di Zona 7. Dengan fasilitas baru yang didesain melalui proyek ini, diharapkan kapasitas produksi lapangan Jatibarang dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendukung program pengembangan energi nasional. Proyek ini juga sejalan dengan tujuan jangka panjang Pertamina EP untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas lapangan migas di seluruh Indonesia, khususnya di lapangan-lapangan yang sudah matang seperti Jatibarang.

Report : AP Hendra (Project Manager PTRE)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *