Pada tanggal 13 Juni 2023, PT Rekayasa Engineering (PTRE) mengadakan acara bertajuk Learning Sharing Leadership Development yang diadakan dalam kolaborasi dengan program Kampus Merdeka. Acara ini dihadiri oleh para peserta internship dari berbagai kampus ternama di Indonesia, yang merupakan bagian dari inisiatif Kampus Merdeka. Mengusung semangat pengembangan kepemimpinan, acara ini menghadirkan Bapak Donal Silitonga, Direktur Utama PTRE, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan para peserta, tetapi juga mempererat hubungan antara dunia akademis dan industri. Acara dimulai dengan penyambutan hangat dari panitia penyelenggara, yang menjelaskan tujuan utama dari Learning Sharing Leadership Development ini adalah untuk memberikan wawasan mendalam tentang kepemimpinan dalam konteks dunia kerja, khususnya di sektor engineering. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang efektif di masa depan. Bapak Donal Silitonga, Direktur Utama PTRE, membuka acara dengan sambutan inspiratif yang menekankan pentingnya pengembangan kepemimpinan sejak dini. Beliau menggarisbawahi bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang memiliki visi, integritas, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam situasi yang berubah-ubah. “Kepemimpinan adalah perjalanan yang panjang. Ini tentang bagaimana kita menginspirasi, memotivasi, dan membimbing orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Saya berharap melalui acara ini, kalian akan mendapatkan wawasan berharga yang dapat diaplikasikan dalam perjalanan karir kalian di masa depan,” ujar Bapak Donal.
Bapak Donal Silitonga memulai sesi dengan memberikan gambaran tentang perjalanan karirnya, dari awal bergelut di dunia engineering hingga mencapai posisi puncak sebagai Direktur Utama PTRE. Beliau berbagi cerita mengenai tantangan yang dihadapi, keputusan penting yang diambil, dan pelajaran berharga yang dipetik selama perjalanan karirnya. Cerita-cerita ini memberikan gambaran nyata tentang dinamika kepemimpinan dalam dunia engineering yang penuh dengan tantangan dan peluang. Dalam presentasinya, Bapak Donal membahas beberapa aspek penting dari kepemimpinan:
Visi dan Misi: Bapak Donal menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas dan misi yang kuat sebagai fondasi kepemimpinan. Beliau menjelaskan bagaimana visi yang kuat dapat mengarahkan seluruh tim menuju tujuan bersama, sementara misi memberikan arah dan makna terhadap setiap tindakan yang dilakukan. “Visi adalah kompas yang akan memandu kalian. Tanpa visi, kalian tidak akan tahu arah mana yang harus dituju,” jelas beliau.
Komunikasi Efektif: Beliau menggarisbawahi bahwa komunikasi adalah kunci dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin harus mampu menyampaikan ide, mendengarkan umpan balik, dan memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan jelas oleh seluruh tim. Bapak Donal juga memberikan tips tentang cara berkomunikasi yang efektif, termasuk pentingnya mendengarkan aktif dan keterbukaan dalam menerima kritik.
Pengambilan Keputusan: Proses pengambilan keputusan sering kali menjadi tantangan besar bagi pemimpin. Bapak Donal berbagi pengalamannya dalam menghadapi situasi sulit dan bagaimana beliau mengambil keputusan berdasarkan analisis yang matang dan pertimbangan yang bijaksana. Beliau menekankan bahwa keberanian dalam mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat adalah salah satu kualitas penting dari seorang pemimpin.
Motivasi dan Inspirasi: Salah satu peran utama seorang pemimpin adalah menginspirasi dan memotivasi tim. Bapak Donal menekankan bahwa motivasi tidak hanya datang dari kata-kata, tetapi juga dari tindakan dan keteladanan. Beliau menceritakan bagaimana sikap dan tindakan seorang pemimpin dapat menjadi sumber inspirasi bagi anggota tim untuk bekerja lebih keras dan mencapai hasil yang lebih baik.
Adaptasi dan Inovasi: Dalam dunia yang terus berubah, kemampuan untuk beradaptasi dan berinovasi adalah kunci keberhasilan. Bapak Donal mengajak para peserta untuk selalu terbuka terhadap perubahan dan tidak takut mencoba hal-hal baru. “Inovasi adalah bagian dari pertumbuhan. Tanpa inovasi, kita akan tertinggal,” tegas beliau.



Sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta internship dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada Bapak Donal. Pertanyaan yang diajukan sangat beragam, mulai dari tantangan spesifik yang dihadapi dalam proyek-proyek engineering hingga tips untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan di awal karir. Salah satu peserta, Lyubimaya mahasiswi dari Universitas Indonesia, bertanya tentang bagaimana cara menghadapi tekanan dan tuntutan yang tinggi dalam proyek-proyek besar. Bapak Donal menjawab dengan memberikan saran untuk selalu tetap tenang dan fokus pada solusi. “Tekanan adalah bagian dari pekerjaan kita. Yang penting adalah bagaimana kita menghadapinya dengan tenang dan menemukan solusi yang terbaik. Jangan biarkan tekanan menguasai kalian, tetapi kendalikan tekanan itu dan ubah menjadi motivasi untuk melakukan yang terbaik,” jelas Bapak Donal. Peserta lain, Arkan Ramadhan mahasiswa dari Politeknik Negeri Lampung, menanyakan tentang pentingnya mentor dalam pengembangan karir. Bapak Donal menjelaskan bahwa memiliki mentor yang baik adalah aset yang sangat berharga. Mentor dapat memberikan panduan, nasihat, dan dukungan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di tempat kerja. Beliau juga menyarankan para peserta untuk selalu mencari kesempatan belajar dari pengalaman orang lain dan tidak ragu untuk meminta bantuan atau nasihat ketika diperlukan. Acara ditutup dengan photo bersama serta pesan dari direktur utama PTRE, tentang antusiasme dan partisipasi aktif para peserta internship. Bapak Donal Silitonga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh peserta. Beliau berharap bahwa pengalaman dan wawasan yang diperoleh dari acara ini akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan karir para mahasiswa.
Report : Corporate Communication PTRE