Penandatanganan kontrak proyek Jasa Konsultansi

Syukur Alhamdulillah dipanjatkan kepada Allah SWT atas rahmatNya, sehingga terlaksana acara penandatanganan kontrak proyek Jasa Konsultansi Penyusunan Dokumen Desain Rekayasa Awal (Preliminary Engineering Design) Reaktor Daya Eksperimental  yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen – Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN) BATAN, Kurnia Anzhar dengan Direktur Utama PT Rekayasa Engineering, Ibu Meita Sari Widayati, disaksikan oleh Kepala BATAN dan Kepala PKSEN pada tanggal 24 April 2015, yang berlokasi di kantor pusat Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

 

 

Dalam hal ini RE bertindak sebagai Lead Konsorsium RENUKO (PT. Rekayasa Engineering – PT. Kogas Driyap Konsultan dan Nukem Technologies GmbH) menandatangani kontrak untuk Pelaksanaan Pekerjaan Preliminary Engineering Design RDE. 

 

Acara diawali dengan arahan  dari Bapak Djarot Sulistio Wisnubroto, Kepala BATAN. Beliau mengatakan dalam arahannya, RDE adalah sarana mensosialisasikan kepada masyarakat tentang reaktor nuklir yang menghasilkan listrik. “Penandatanganan kontrak ini adalah langkah awal untuk mencari terobosan bagaimana memperkenalkan reaktor nuklir yang menghasilkan listrik, yang kelak kita harapkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan energi di negeri kita. Program ini harus sukses, jadi tidak ada kata gagal dalam program tahun ini”.

 

Pembangunan proyek RDE milik BATAN ini diharapkan dapat menjadi contoh reaktor yang kelak bisa dimanfaatkan di daerah-daerah yang relatif kecil di Indonesia.

“RDE bukan untuk menyaingi PLTN yang besar, tapi untuk melengkapi. Bisa jadi kita butuh berbagai jenis dan ukuran reaktor. Kalau PLTN besar bisa kita arahkan ke Bangka Belitung, Sumatra atau Jawa. sedangkan RDE fokusnya untuk daerah-daerah yang relatif kecil”, katanya. RDE dengan tipe HTGR (High Temperature Gas Cooled Reactor) selain dapat menghasilkan listrik 10 MWth, juga dapat digunakan untuk produksi pencairan batubara, desalinasi, dan memproduksi hidrogen. RDE diharapkan mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan reaktor dan meningkatnya kemampuan bangsa Indonesia dalam mengoperasikan reaktor nuklir

 

Dalam sambutannya Ibu Meita Sari Widayati selaku Direktur Utama RE mengatakan bahwa meskipun pekerjaan ini dilakukan dimasing-masing kantor anggota konsorsium dimana RE akan bekerja di kantor Kalibata, Kogas di Serpong dan NUKEM di Jerman tapi dengan koordinasi dan sistim komunikasi yang baik maka hal tersebut Insya Allah tidak menjadi kendala, dan RENUKO berkomitmen untuk melaksanakan dan menyelesaikan project ini dengan baik tepat waktu dan hasil yang maksimal

 

Selanjutnya pada tanggal 4 Mei 2015 telah dilakukan juga penandatanganan SPMK maka dengan demikian resmi sudah dimulainya pekerjaan proyek ini. Selamat  kepada Bapak Setyo Waluyo yang ditunjuk sebagai Project Manager, serta pihak pihak terkait lainnya yang telah berkontribusi dalam memenangkan tender proyek ini . RE diberikan kesempatan dan kepercayaan oleh BATAN  sebagai leader, untuk itu wajib kita kerjakan dengan komitmen penuh tepat waktu, berkualitas dan memenuhi standar safety. Semoga kerja sama RENUKO dan BATAN ini dapat lebih  meningkatkan sinergi dan kemampuan ekspertise dibidang Nuklir dengan adanya transfer teknologi dari pihak NUKEM dalam mendukung program pembangunan ketahanan energi nasional yang menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang lebih baik.